Tuesday, February 27, 2018

PENYEBAB, GEJALA, JENIS OBAT DAN CARA MENCEGAH HIPERTENSI



Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi kronis dimana tekanan darah pada dinding arteri atau (pembuluh darah bersih) meningkat. Kondisi ini dikenal sebagai “pembunuh diam-diam” sebab jarang mempunyai gejala yang jelas. Satu-satunya cara mengetahui apakah anda mempunyai tekanan darah tinggi yaitu dengan mengukur tekanan darah. Apabila anda belum memeriksa dan tidak tahu tekanan darah anda, mintalah pada dokter untuk memeriksanya. Semua orang dewasa sebaiknya memeriksakan tekanan darah mereka setidaknya tiap 5 tahun sekali.
Penyebab-penyebab tekanan darah tinggi atau hipertensi
Penyebab tekanan darah tinggi atau hipertensi belum dapat dipastikan pada lebih dari sembilan puluh persen kasus yang ada. Dalam kasus dimana sama sekali tidak ada penyebab atau faktor yang jelas. Akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan resiko anda mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi, diantaranya :
§  Obesitas atau kelebihan berat badan, kadar oksigen serta nutrisi yang dialirkan darah akan diukur oleh tubuh sesuai dengan berat tubuh. Berat tubuh yang berlebihan akan membutuhkan oksigen serta nutrisi yang lebih banyak, sehingga volume darah dibutuhkan lebih banyak. Volume darah yang meningkat juga akan meningkatkan tekanan darah.
§  Stress, tingkat stress yang tinggi berpotensi memicu meningkatnya tekanan darah.
§  Merokok, rokok bisa meningkatkan tekanan darah sekaligus menyempitkan dinding arteri.
§  Usia, resiko tekanan darah tinggi atau hipertensi akan meningkat seiring bertambahnya umur.
§  Terlalu banyak mengkonsumsi minuman keras, kandungan alkohol yang terkandung dalam minuman keras bisa memicu kerusakan pada organ jantung.
§  Kadar garam yang tinggi dalam makanan, kadar garam yang tinggi dapat mengakibatkan penumpukan cairan dalam badan, yang kemudian akan meningkatkan tekanan darah.
§  Kurang olahraga, individu yang jarang berolahraga cenderung mempunyai detak jantung yang lebih cepat, sehingga jantung akan bekerja lebih keras. Kerja jantung lebih keras akan meningkatkan tekanan darah.
§  Faktor genetika, individu dengan anggota keluarga yang menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi mempunyai resiko tinggi untuk mengalami kondisi yang sama.
Gejala tekanan darah tinggi atau hipertensi
Apabila tekanan darah anda sangat tinggi, mungkin akan muncul gejala tertentu, termasuk diantaranya :
·         Sulit bernapas.
·         Berdebar di dada, telinga atau leher.
·         Kebingungan atau kelelahan.
·         Nyeri dada.
·         Sakit kepala parah.
·         Denyut jantung tidak teratur,
·         Masalah penglihatan (kemungkinan komplikasi ke retina mata).
·         Adanya darah dalam urin (kemungkinan komplikasi ke ginjal).
Apabila anda mempunyai gejala-gejala tersebut di atas, segera periksakan ke dokter. Tekanan darah yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan penderitanya jatuh kedalam kondisi kritis hipertensi, yaitu hipertensi yang mengakibatkan kegagalan organ seperti stroke atau serangan jantung.
Jenis-jenis obat untuk menurunkan tekanan darah
Dokter mempunyai ratusan obat tekanan darah tinggi yang berbeda untuk dipilih. Dan dibawah ini adalah obat-obat yang bekerja untuk menurunkan tekanan darah, diantaranya :
o   Beta-Blocker, adalah obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi atau hipertensi dengan cara memblokir efek dari sistem saraf simpatik pada jantung,
o   Omega-3 suplemen minyak ikan, dalam sepuluh tahun terakhir, banyak orang Amerika telah berpaling ke suplemen minyak ikan omega-3. Diet suplemen ikan serta minyak ikan mempunyai manfaat bagi orang sehat serta juga orang-orang dengan penyakit jantung (dr. Ursula Penny).
o   Kalsium Channel Blocker, yaitu obat yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah. Obat ini bekerja dengan memperlambat gerakan kalsium ke dalam sel jantung serta dinding pembuluh darah, yang membuatnya lebih gampang bagi jantung untuk memompa serta memperlebar pembuluh darah.
o   Angiotensin converting enzyme (ACE) inhibitor, yaitu obat hipertensi atau tekanan darah tinggi yang memperlebar pembuluh darah sehingga meningkatkan jumlah darah yang dipompa jantung dan pada akhirnya menurunkan tekanan darah.
o   Diuretik, diuretik pada umumnya dikenal sebagai “pil air” membantu tubuh untuk menyingkirkan garam serta air yang tidak dibutuhkan melalui urin. Menyingkirkan kelebihan cairan serta garam bisa membantu menurunkan tekanan darah serta bisa membuat kerja jantung lebih ringan dalam memompa darah.
o   Angiostensin II Receptor Blocker (ARB), obat ini mempunyai efek yang sama seperti ACE inhibitor, namun mekanisme bekerjanya berbeda.
Cara-cara mencegah tekanan darah tinggi atau hipertensi, diantaranya :
1.      Berolahraga, untuk menurunkan tekanan darah dan menjaga jantung serta pembuluh darah dalam kondisi baik, olahraga dan rutin beraktivitas perlu dilakukan . untuk orang dewasa, beraktivitas dengan intensitas menengah (bersepeda atau jalan cepat) setidaknya harus dilakukan selama 2 sampai 3 jam setiap minggu.
2.      Jangan merokok, rokok tidak menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi secara langsung, namun mempertinggi resiko penyakit paru-paru atau jantung dengan drastis.
3.      Membatasi konsumsi miras, batas konsumsi minuman keras yang dianjurkan dalam sehari adalah 2 sampai 2,5 kaleng bir berkadar alkohol 4,7% bagi laki-laki. Dan maksimal 2 kaleng bir berkadar alkohol 4,7% bagi perempuan. Resiko hipertensi akan meningkat apabila anda mengkonsumsi minuman keras terlalu sering dan berlebihan.
4.      Kurangi kafein, kurangi konsumsi minuman yang mengandung banyak kafein seperti minuman berenergi, teh, kopi, dan cola. Mengkonsumsi lebih dari 4 gelas kopi sehari dapat meningkatkan resiko hipertensi atau tekanan darah tinggi.
5.      Jaga asupan makanan, konsumsilah makanan yang rendah lemak serta kaya serat, seperti beras merah, buah dan sayuran, serta roti dari biji-bijian utuh. Kurangi konsumsi garam dalam makanan anda, setidaknya tidak lebih dari 6 gram atau sekitar 1 sendok teh per hari.
6.      Jaga berat badan, walupun hanya beberapa kilo, menurunkan berat badan akan membuat perbedaan besar pada tekanan darah serta kesehatan secara keseluruhan.
7.      Terapi relaksasi, seperti yoga atau meditasi. Terapi-terapi tersebut bisa membantu anda untuk mengendalikan stress.
Hipertensi yang tidak diobati bisa mengakibatkan penyakit serius, termasuk stroke, masalah mata, gagal ginjal serta penyakit jantung.


Sekian artikel ini saya buat jika ada kekurangan saya mohon maaf. 

Saturday, February 24, 2018

PENYEBAB, GEJALA, JENIS-JENIS DAN CARA MENCEGAH KANKER TULANG




Penyakit kanker tulang merupakan jenis kanker yang menjangkit tulang. Jenis kanker ini bisa diderita oleh anak-anak hingga orang dewasa. Kanker tulang terbagi menjadi dua jenis, yaitu kanker tulang primer dan kanker tulang sekunder. Disebut kanker tulang primer jika kanker tulang tersebut muncul serta berkembang langsung didalam tulang. Sedangkan kanker tulang sekunder merupakan kanker yang berasal dari bagian tubuh lain yang menyebar ke tulang-tulang. Seluruh tulang didalam badan dapat terserang kanker tulang, akan tetapi sebagian besar terjadi pada tulang kaki serta lengan.
Penyebab kanker tulang
Penyebab kanker tulang belum diketahui secara pasti, akan tetapi kondisi ini diduga disebabkan oleh adanya perubahan atau mutasi didalam struktur DNA pengendali pertumbuhan sel sehingga menjadikannya terus tumbuh di luar kendali. Penumpukan sel-sel ini kemudian membentuk tumor yang bisa menyerang struktur tulang di dekatnya atau bahkan menyebar ke bagian tubuh yang lain. Dan dibawah ini adalah faktor-faktor yang diduga bisa meningkatkan resiko seseorang terkena kanker tulang diantaranya :
·  Mengidap sindroma Li-Fraumeni, sebuah kondisi genetika yang langka.
·  Mengidap penyakit hernia umbilitikus sejak lahir.
·  Mengidap penyakit Paget, yaitu suatu kondisi yang bisa menyebabkan melemahnya tulang.
·  Paparan radiasi tinggi dari suatu pengobatan yang pernah dialami penderita, misalnya radioterapi.
·  Pernah mempunyai riwayat suatu jenis kanker mata yang disebut retinoblastoma ketika kecil.
Gejala-gejala kanker tulang
Dibawah ini merupakan tiga gejala utama penyakit kanker tulang, diantaranya :
§  Pembengkakan, daerah sekitar tulang yang terkena kanker akan mengalami pembengkakan dan berwarna kemerahan. Apabila pembengkakan terjadi di tulang yang dekat dengan persendian, maka gerakan akan menjadi sulit serta terbatas.
§  Tulang rapuh, kanker tulang mengakibatkan tulang menjadi rapuh atau lemah. Bahkan apabila telah parah, cedera kecil atau jatuh ringan saja dapat membuat tulang patah.
§  Nyeri, seseorang yang terkena kanker tulang akan merasakan nyeri pada daerah tulang yang terserang, dan nyeri akan semakin meningkat ketika bergerak. Nyeri biasanya akan dirasakan terus menerus sampai malam hari.
Selain itu, ada juga gejala lainnya, seperti rasa kebas atau mati rasa ketika kanker di tulang belakang menekan persarafan, tubuh terasa lelah, berkeringat terutama pada malam hari, muncul benjolan pada tulang, penurunan berat badan, dan demam di atas suhu 38 derajat Celcius.
Pada orang dewasa, gejala nyeri tulang kadang-kadang disalahartikan sebagai radang sendi. Sedangkan pada anak-anak serta remaja, kadang-kadang disalahartikan sebagai efek samping dari pertumbuhan tulang. Sebaiknya segera pergi ke dokter apabila anda atau anak anda terus menerus merasakan nyeri pada tulang atau nyeri tersebut berangsur memburuk.
Dan dibawah ini merupakan jenis-jenis kanker tulang berdasarkan tempat sel kanker bermula, diantaranya :
Ø  Chondrosarcoma, jenis kanker tulang ini berkembang didalam sel tulang rawan yang biasa menyerang tulang panggul, tulang lengan bagian atas, tulang paha, tulang belikat, atau tulang rusuk. Chondrosarcoma biasa diderita oleh orang-orang yang berumur di atas 40 tahun.
Ø  Tumor sel raksasa pada tulang, walupun sebagian besar tumor jenis ini bersifat jinak, beberapa diantaranya bisa bersifat ganas serta umumnya menyerang tulang di kaki (dekat lutut). Tumor ini tumor ini jarang bermetastase ke bagian tubuh lainnya yang jauh, tetapi sering muncul kembali walupun sudah dioperasi.
Ø  Chordoma, jenis kanker tulang ini seringkali muncul pada dasar tulang tengkorang atau pada tulang belakang. Biasanya menyerang orang yang berumur di atas 30 tahun, dan pria 2 kali lebih rentan terserang dibanding perempuan.
Ø  Osteosarcoma, jenis kanker tulang ini berkembang di ujung tulang panjang pada tulang yang sedang aktif pertumbuhannya. Kanker tulang jenis ini biasanya menyerang tulang lengan, tulang kering, dan tulang paha. Osteosarcoma dapat di derita siapa pun, akan tetapi yang paling umum diderita oleh pria usia muda serta remaja yang baru menginjak usia dewasa, yaitu kisaran 10 sampai 19 tahun.
Ø  Sarkoma Ewing’s, jenis kanker tulang ini berkembang di dalam jaringan saraf yang belum dewasa pada sumsum tulang. Kanker jenis ini biasanya menyerang tulang kering, tulang panggul, serta tulang paha. Sarkoma Ewing’s lebih sering diderita pria usia remaja daripada orang dewasa, yaitu pada umur 4 sampai 15 tahun.
 Upaya-upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker tulang, diantaranya sebagai berikut :
1.      Biasakan pola hidup sehat, pola hidup yang sehat merupakan kebutuhan setiap manusia untuk mempunyai badan yang sehat serta tentunya terhindar dari berbagai penyakit yang mungkin mematikan. Pola hidup sehat ini bisa anda lakukan dengan mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna dalam porsi yang wajar.
2.      Hindari alkohol dan rokok, alkohol serta rokok adalah hal yang bisa menyebabkan kanker jika dikonsumsi dalam jumlah yang besar. Segeralah kurangi atau bahkan hindari kebiasaan tersebut guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
3.       Olahraga teratur, olahraga menjadi hal yang penting untuk pencegahan berbagai jenis penyakit, terutama kanker tulang. Dengan berolahraga dengan teratur, tulang akan menjadi lebih padat dan lebih kuat. Senam atau lari merupakan olahraga yang direkomendasikan guna mencegah kerusakan pada tulang.
4.      Menanam vitamin D, vitamin D sangat baik untuk kesehatan tulang. Anda harus menanam vitamin D didalam tulang anda agar kekuatan tulang bisa terjaga. Vitamin D secara alami bisa anda peroleh dari paparan sinar matahari yang mengandung ultraviolet. Anda bisa berjemur dibawah paparan sinar matahari langsung pada pukul 10 pagi.
5.       Hindari makanan yang dapat menyebabkan kanker, ternyata tidak semua makanan bisa kita konsumsi. Ada beberapa makanan yang harus dihindari guna mencegah timbulnya kanker, seperti makanan yang mengandung karsiogenik.
Banyak kalangan masyarakat yang tidak menyadari adanya penyakit kanker tulang pada tubuhnya. Sehingga sulit dan bahkan terlambat untuk melakukan upaya pencegahan. Bagi penderita kanker tulang stadium awal mungkin bisa teratasi dan terselamatkan. Namun, bagi penderita kanker tulang stadium akhir akan menjadi hal yang sangat sulit dicegah sehingga mengakibatkan kematian.

Sekian artikel ini saya buat apabila terdapat kekurangan saya mohon maaf. 

Thursday, February 22, 2018

PENYEBAB, GEJALA, DAN CARA MENCEGAH TUMOR OTAK



Otak merupakan organ tubuh bagian dalam yang mempunyai berbagai macam fungsi. Contohnya sebagai pengatur seluruh alat tubuh, pengendali dan pengoordinasi apa yang ada di dalam tubuh, serta pengatur hormon. Tentu saja setiap hari otak yang bekerja keras, mempunyai resiko terkena penyakit lebih besar. Karena otak harus melakukan beberapa hal besar untuk tubuh. Ada banyak penyakit yang dapat menyerang bagian otak. Salah satu contoh penyakit yang menyerang otak adalah tumor otak, tumor otak yaitu pertumbuhan sel-sel abnormal di sekitar atau di dalam organ otak. Tumor otak bisa menyerang siapa pun, akan tetapi sebagian besar kasusunya terjadi pada orang dewasa. Terdapat bermacam-macam jenis tumor otak yang dibedakan kedalam 2 kelompok berdasarkan perkembangannya, yaitu tumor jinak (tidak bersifat kanker) serta tumor ganas (bersifat kanker). Tumor yang tumbuh di otak dikenal dengan istilah tumor otak primer, sedangkan tumor yang tumbuh di nagian lain dari tubuh serta menyebar sampai ke otak disebut dengan metastatik atau tumor otak sekunder.
Penyebab tumor otak
Penyebab tumor otak belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan seseorang mengidap tumor otak primer atau tumor yang muncul pertama kali di otak atau jaringan sekitar otak. Diperkirakan bahwa tumor otak primer mulai muncul saat sel normal mengalami kesalahan atau mutasi DNA. Mutasi inilah yang membuat sel-sel tumbuh serta berkembang biak dengan tingkat yang lebih cepat, dan tetap hidup saat sel-sel sehat telah mati. Akibatnya terjadi penumpukan sel-sel abnormal dan membentuk tumor. tumor otak primer lebih jarang terjadi dibandingkan tumor otak sekunder atau tumor otak yang berasal dari kanker yang tumbuh di bagian tubuh lain lalu menyebar ke otak. Dan dibawah ini adalah faktor-faktor yang bisa meningkatkan resiko seseorang terkena tumor otak diantaranya sebagai berikut :
1.      Pajanan terhadap radiasi, pajanan terhadap jenis radiasi yang dikenal dengan radiasi ionisasi dapat meningkatkan resiko terkena tumor otak. radiasi ionisasi dapat mempengaruhi orang saat mereka menjalani terapi radiasi atau terkena radiasi dari ledakan bom atom. Sedangkan gelombang radiasi yang berasal dari menara listrik, ponsel, serta micowave belum terbukti terkait dengan tumor otak tersebut.
2.      Riwayat penyakit kanker atau tumor sebelumnya, siapa pun dapat mengidap penyakit tumor otak, akan tetapi  yang lebih besar resikonya untuk mengidap penyakit tumor otak adalah orang yang mempunyai  riwayat penyakit kanker atau tumor di bagian tubuh lainnya, oleh sebab itu seseorang yang mengidap penyakit tumor harus menjaga kesehatan tubuhnya lebih baik lagi biar tidak memicu pertumbuhan tumor di bagian tubuh yang lainnya lagi termasuk pada otak.
3.      Faktor usia, resiko terkena tumor otak akan meningkat ketika umur anda bertambah sebab tumor otak lebih umum terjadi pada orang tua. Namun perlu disadari bahwa tumor otak dapat muncul pada umur berapa saja. Ada beberapa jenis tumor yang hanya muncul pada anak-anak.
4.      Faktor genetika atau keturunan, apabila terdapat keluarga yang mengidap tumor otak, maka resiko seseorang untuk mengalami tumor otak lebih besar. Selain itu, terdapat beberapa penyakit keturunan yang dapat meningkatkan resiko mengidap tumor otak jinak, diantaranya yaitu : sindrom Turcot, sindrom Gorlin, sindrom von Hippel-Lindau, neurofibromatosis tipe 1 dan 2, sindrom kanker Li-Fraumeni, sklerosis tuberosa. Kondisi-kondisi tersebut cenderung mengakibatkan kanker muncul pada masa kanak-kanak serta awal masa remaja.
Gejala-gejala tumor otak
Gejala tumor otak sangat beragam dan bergantung pada lokasi, ukuran, atau tingkat pertumbuhan tumor itu sendiri. Tumor yang tumbuh dengan lambat pada awalnya mungkin tidak akan menimbulkan gejala apa pun. Sesudah tumor otak mulai memberikan  tekanan pada otak atau membuat sebagian fungsi otak tidak dapat berfungsi secara baik, gejala akan mulai muncul.
Dibawah ini merupakan beberapa gejala tumor otak berdasarkan lokasi kemunculannya diantaranya :
-          Lobus frontal, tumor pada bagian ini dapat mengakibatkan perubahan kepribadian, kehilangan kemampuan mencium, serta lemas pada satu sisi tubuh.
-          Lobus temporal, tumor pada bagian ini dapat mengakibatkan kejang-kejang, gangguan ingatan atau bicara, sensasi penciuman yang aneh, serta pingsan.
-          Lobus parietal, tumor pada bagian ini dapat mengakibatkan kesulitan bicara, memahami kata-kata, menulis, membaca, serta mengendalikan gerakan. Selain itu, salah satu bagian tubuh juga dapat mengalami mati rasa.
-          Lobus occipital, tumor pada bagian ini dapat mengakibatkan kehilangan penglihatan pada salah satu sisi.
-           Cerebellum atau otak kecil, tumor pada bagian ini dapat mengakibatkan kesulitan berjalan serta bicara, muntah-muntah, mata berkedip terus menerus, kehilangan fungsi koordinasi, serta leher kaku.
-          Batang otak, tumor pada bagian ini dapat mengakibatkan kesulitan bicara dan menelan, kesulitan berjalan, pandangan berbayang, serta lumpuh pada otot wajah.
Ada beberapa gejala yang berpotensi muncul saat tumor menekan bagian dalam tengkorak, yaitu :
-          Kejang-kejang.
-          Perubahan karakter.
-          Gangguan pergerakan kaki atau tangan.
-          Gangguan keseimbangan tubuh.
-          Gangguan penglihatan atau pendengaran.
-          Sulit berbicara.
-          Sakit kepala atau pusing parah serta berkelanjutan (terutama ketika batuk atau menunduk).
-          Berhalusinasi.
-          Linglung.
-          Mudah mengantuk.
Segera pergi ke dokter apabila mengalami gejala pusing atau sakit kepala parah serta berkelanjutan tanpa adanya penyebab yang jelas, khususnya apabila disertai dengan mual serta muntah-muntah.
Cara-cara mencegah agar tidak terkena tumor otak diantaranya :
1.      Hindari paparan radiasi, untuk menghindari resiko terkena tumor otak dapat melakukan beberapa aktivitas, Dan salah satunya yaitu menghindari paparan radiasi. Ada banyak macam radiasi yang dapat menyebabkan seseorang terkena tumor otak. contohnya radiasi radiasi sinar gamma, sinar ultraviolet, serta lain sebagainya. Tetap gunakan pelindung pada saat berada di lingkungan seperti itu.
2.      Jangan merokok, merokok merupakan salah satu aktivitas yang membahayakan tubuh. Merokok dapat mengakibatkan resiko terkena tumor otak. sebab asap rokok yang dihasilkan oleh rokok mengandung racun yang berbahaya. Apabila mengenai dapat mengakibatkan resiko terkena tumor otak.
3.      Hindari bahan kimia, bahan-bahan kimiawi seperti pemanis buatan, perisai buatan, serta pengawet buatan dapat menyebabkan seseorang terkena tumor otak. karena bahan-bahan seperti itu tidak baik apabila dikonsumsi oleh tubuh. Apalagi dalam jumlah yang banyak serta berlebihan. Misalnya makanan instan, seperti mie instan, makanan ringan yang mempunyai rasa pekat serta warna mencolok cenderung berbahaya apabila dikonsumsi oleh tubuh.
4.      Biasakan pola hidup sehat, salah satu cara untuk mencegah terkena tumor otak, perlu pembiasaan pola hidup yang sehat. Contohnya makan makanan sehat yang kaya akan nutrisi, rutin berolahraga, dan tidur tidak terlalu larut malam.
5.      Banyak konsumsi air putih, dengan membiasakan konsumsi air putih dapat mengurangi resiko terkena tumor otak. karena air putih ini tidak mempunyai rasa, bau, serta bahan-bahan yang berbahaya. Oleh sebab itu pengolahannya di dalam tubuh sangat cepat. Selain itu mengkonsumsi air putih dapat berguna untuk menetralisir racun yang terdapat di dalam tubuh. Dan juga baik untuk kesehatan ginjal.
6.      Selalu melakukan check up rutin, apabila dalam riwayat kesehatan keluarga anda ada yang pernah menderita tumor otak, sebaiknya anda melakukan tes kesehatan secara rutin. Dengan melakukan check up ke dokter minimal tiap empat hingga enam bulan sekali untuk melakukan scan otak.


Sekian artikel ini saya buat apabila ada kekurangan saya mohon maaf.   

Monday, February 19, 2018

PENYEBAB, GEJALA , FAKTOR PENINGKAT RESIKO DAN CARA MENCEGAH KANKER PROSTAT



Kanker prostat yaitu pertumbuhan sel-sel secara tidak terkendali dalam kelenjar prostat. Dan prostat sendiri yaitu kelenjar kecil di panggul laki-laki dan merupakan bagian dari sistem reproduksi. Prostat berada di bawah kandung kemih di depan rektum. Kelenjar prostat mengelilingi uretra, dan uretra sendiri adalah saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke penis. Prostat membantu menghasilkan cairan yang melindungi serta menyuburkan sperma. Pada saat terjadi ejakulasi, prostat mengeluarkan cairan ini menuju uretra. Cairan yang dikeluarkan akan mengalir bersama dengan sperma sebagai air mani. Ada kanker prostat yang bersifat agresif dan mampu menyebar secara cepat. Akan tetapi pada umumnya, kanker prostat tumbuh dengan perlahan serta tidak menyebar.
Penyebab kanker prostat
Penyebab kanker prostat sampai saat ini masih belum diketahui secara pasti. Akan tetapi pada tingkat dasar, kanker prostat disebabkan oleh perubahan pada DNA sel prostat normal. Akan tetapi, kanker prostat mempengaruhi terutama pada laki-laki yang berumur lanjut. Sekitar 8 dari 10 kasus diidap oleh laki-laki berumur di atas enam puluh lima tahun.
Gejala-gejala kanker prostat
Pada tahap awal, kanker prostat pada umumnya tidak menimbulkan gejala-gejala apa pun. Akan tetapi pembengkakan prostat telah mempengaruhi uretra atau kanker mulai menyebar, dan dibawah ini merupakan gejala-gejala yang biasanya muncul diantaranya :
·         Tekanan air kencing berkurang.
·         Disfungsi ereksi.
·         Lebih sering buang air kecil, terutama ketika malam hari.
·         Tidak mampu kencing sambil berdiri.
·         Merasa nyeri atau butuh waktu lama ketika buang air kecil.
·         Air kencing keluar ketika tertawa atau batuk.
·         Terdapat darah dalam air kencing atau air mani.
Prostat laki-laki pada umumnya akan bertambah besar seiring bertambahnya umur. Perlu diwaspadai gejala-gejala tersebut di atas, walaupun tidak selalu berarti anda mengidap kanker prostat. Dibawah ini merupakan gejala-gejala kanker prostat saat telah memasuki tahapan yang lebih parah diantaranya :
·         Merasa sakit atau kaku pada bagian punggung bawah, paha atas, panggul, atau pada tulang disekitarnya.
·         Konstipasi.
·         Kelemahan atau kelumpuhan pada tubuh bagian bawah.
·         Penurunan berat tubuh.
·         Rasa sakit pada tulang terutama pinggul, paha, serta punggung bagian bawah.
·         Kehilangan nafsu makan.
·         Mual dan muntah.
Selain usia, faktor-faktor yang dapat meningkatkan resiko terkena kanker prostat diantaranya sebagai berikut :
·         Kelebihan berat badan atau obesitas, dapat meningkatkan resiko pria terkena kanker prostat.
·         Perubahan gen, beberapa perubahan gen yang diwariskan dapat meningkatkan resiko terkena kanker prostat.
·         Vasektomi, laki-laki yang menjalani prosedur vasektomi mempunyai resiko terkena kanker prostat lebih besar.
·          Riwayat kesehatan keluarga, apabila ada keluarga pria yang mengidap kanker prostat atau perempuan yang mengidap kanker payudara, resiko anada akan meningkat untuk terkena kanker prostat.
·         Merokok.
·         Makanan, mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi terlalu sering juga dapat meningkatkan resiko terkena kanker prostat.
·         Lokasi, kasus kanker prostat kebih banyak ditemui di belahan Amerika Utara, Kepulauan Karibia, Australia, dan Eropa Barat Laut.
·         Paparan bahan kimiawi.
·         Peradangan prostat, beberapa studi menyebutkan bahwa peradangan prostat berhubungan dengan meningkatnya resiko kanker prostat.
·         Ras, kanker prostat lebih beresiko untuk menimpa laki-laki yang berasal dari ras Afrika-Amerika dan Karibia.
·         Beberapa jenis makanan, laki-laki yang sering mengkonsumsi daging merah atau produk susu tinggi lemak akan mempunyai resiko terkena kanker prostat sedikit lebih besar dibandingkan laki-laki yang hanya sedikit mengkonsumsi kedua jenis makanan tersebut.
Cara-cara mencegah kanker prostat yaitu dengan :
1.      Dengan menjaga berat tubuh, anda perlu menjaga berat badan anda agar tetap seimbang. Dan hindarilah makanan yang kaya akan lemak seperti daging merah dan mengkonsumsi makanan sehat yang rendah kalori seperti sereal untuk menjaga berat tubuh tetap seimbang.
2.      Berhenti merokok, sebuah penelitian dai Harvard School of  Public Health dan University of California menunjukan bahwa pasien kanker prostat yang merokok, lebih mungkin mengalami kekambuhan dan bahkan meninggal. Masih berdasarkan penelitian tersebut, perokok juga lebih mungkin untuk mempunyai bentuk yang lebih agresif dari kanker prostat. Belum terlambat untuk berhenti merokok, jika dibandingkan dengan perokok saat ini, pasien kanker prostat yang berhenti merokok selama lebih dari sepuluh tahun mempunyai resiko kematian yang sama seperti mereka yang tidak pernah merokok.
3.      Mengkonsumsi makanan sehat, seperti yang anda ketahui mengkonsumsi makanan sehat seperti buah serta sayur berguna untuk melindungi tubuh dari berbagai macam ancaman penyakit salah satunya adalah kanker prostat.
4.      Berolahraga dengan teratur, sebuah penelitian menyatakan bahwa seorang laki-laki yang rutin berolahraga setiap harinya bisa menurunkan seseorang tersebut terkena kanker prostat. Oleh sebab itu, mulailah untuk melakukan aktivitas fisik yang bisa membantu anda untuk meningkatkan kesehatan. Cara olahraga terbaik yang bisa anda lakukan yaitu bersepeda, berenang, jogging, maupun olahraga yang lainnya.
5.      Meningkatkan asupan Zinc, cara mencegah kanker prostat yang terakhir yaitu dengan meningkatkan asupan Zinc. Seng atau Zinc bisa mengubah metabolisme steroid dalam tubuh, sehingga ini akan mengurangi pembesaran prostat. Sumber makanan yang kaya akan Zinc yaitu minyak gandum, dan biji labu.


Sekian artikel ini saya buat jika ada kekurangan saya mohon maaf.