Monday, May 28, 2018

PENYEBAB, GEJALA, DAN CARA MENCEGAH ASAM URAT (GOUT)



Penyakit asam urat atau disebut juga dengan gout yaitu kondisi yang bisa menyebabkan  rasa panas di persendian, nyeri yang tak tertahankan, dan pembengkakan. Walau semua sendi di tubuh dapat terkena asam urat, akan tetapi yang paling sering terserang yaitu lutut, jari kaki, pergelangan kaki, dan sendi jari tangan. Orang awam kadang-kadang menyebut penyakit ini sebagai encok. Pria lebih rawan terserang penyakit ini dibandingkan dengan wanita, terutama ketika umur mereka di atas 30 tahun. Pada wanita, penyakit asam urat biasanya beresiko timbul setelah menopause. Orang yang terserang penyakit ini biasanya akan merasakan perkembangan gejala yang cepat dalam beberapa jam pertama. Rasa sakit sapat berlangsung selama tiga sampai sepuluh hari. Pembengkakan tidak hanya terjadi di sendi, akan tetapi juga di daerah sekitar sendi disertai warna kulit yang memerah. Pada tahap ini, pengidap bisa tidak mampu bergerak dengan leluasa. Banyak orang yang sering salah kaprah menyamakan penyakit asam urat (gout/pirai) dengan rematik. Padahal rematik merupakan istilah umum yang dipakai untuk menggambarkan rasa sakit pada persendian atau otot yang mengalami peradangan. Penyakit asam urat (gout/pirai) hanya salah satu penyebab nyeri pada persendian. Dengan mengenali gejala serta tanda pada gout bisa membantu seseorang membedakan dengan nyeri sendi yang disebabkan oleh kondisi lain. Banyak orang mengira jika kadar asam urat di dalam darah tinggi (hiperurisema), maka akan terserang gout. Hal ini tidak benar, karena hanya sekitar 1/3 pengidap hiperurisema yang mengalami gout.
Penyebab-penyebab
Penumpukan asam urat di dalam sendi yaitu penyebab penyakit asam urat. Asam urat sejatinya adalah limbah yang terbentuk dari penguraian zat purin yang ada di dalam sel-sel tubuh. Sebagian besar asam urat dibuang melalui ginjal dalam bentuk urine serta sebagian kecil lainnya dibuang melalui saluran pencernaan dalam tinja. Apabila asam urat yang dibuang dari tubuh jauh lebih sedikit dari jumlah yang diproduksi, maka asam urat akan menumpuk serta membentuk kristal-kristal tajam natrium urat berukuran mikro yang bermuara di dalam sendi atau di sekeliling jaringan sendi. Saat kristal-kristal tajam tersebut masuk ke ruang persendian dan mengganggu lapisan lunak sendi, maka terjadilah peradangan yang terasa sangat sakit. Ada beberapa faktor yang dapat memicu naiknya kadar asam urat di dalam darah, salah satunya yaitu makanan berzat purin tinggi yang kita konsumsi. Contoh-contoh makanan tersebut yaitu hidangan laut (ikan teri, ikan makarel, kepiting, kerang-kerangan), daging merah ( kambing, kerbau, sapi), dan jeroan hewan (hati, jantung, ginjal). Selain makanan, kita juga dapat beresiko mengalami penumpukan asam urat di dalam darah apabila mengkonsumsi minuman manis (baik gula buatan ataupun alami) serta minuman beralkohol secara berlebihan. Resiko terserang penyakit asam urat juga tinggi bagi orang-orang yang sedang menjalani pengobatan menggunakan obat-obatan jenis tertentu, misalnya obat-obatan kemoterapi, sislosporin, niacin, obat penghambat beta (beta blocker), diuretik, aspirin, dan obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor). Sedangkan apabila dipandang sebagai bentuk komplikasi, penyakit ini beresiko tinggi diidap oleh orang-orang yang sedang mengidap hipertensi, osteoarthritis, obesitas, penyakit ginjal kronik, sindrom metabolisme, psoriaris, kolesterol tinggi, dan penyakit diabetes. Terlepas dari keempat faktor pemicu tersebut, penyakit asam urat juga diduga masuk ke kelompok penyakit genetika atau penyakit turunan. Dan ini artinya mereka yang mempunyai anggota keluarga berpenyakit asam urat beresiko mengalami kondisi yang sama. Lebih sedikitnya jumlah wanita yang terserang penyakit asam urat dibandingkan pria kemungkinan terkait dengan kondisi menopause. Sesudah wanita mengalami menopause, kadar asam urat bisa meningkat dan mulai merasakan gejala-gejala penyakit ini. Terlepas dari faktor-faktor di atas, ada juga sebagian orang yang mempunyai kadar asam urat tinggi dalam darah mereka, akan tetapi tidak ditemukan pembentukan kristal-kristal natrium urat pada sendi-sendinya. Selain itu, diantara sebagain orang yang mempunyai kadar asam urat yang sama pun, tingkat kerentanan mereka terserang penyakit asam urat berbeda-beda. Untuk mengenai hal tersebut sampai saat ini belum ada penjelasan yang pasti.

Gejala-gejala
Sendi yang tiba-tiba terasa sangat sakit (terutama sendi jempol kaki) adalah gejala penyakit asam urat yang umumnya terjadi. Sering kali pengidap penyakit asam urat kesulitan untuk berjalan akibat rasa sakit yang sangat mengganggu. Walaupun bisa muncul kapan pun, akan tetapi umumnya gejala biasanya lebih terasa di malam hari. Tak hanya sendi jempol kaki saja, sendi-sendi lain yang terletak di ujung anggota tubuh juga rentan terserang penyakit ini. Contohnya yaitu sendi pergelangan tangan, siku, jari-jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan telapak kaki tengah. Biasanya nyeri berkembang secara cepat dalam tempo beberapa jam saja. Nyeri hebat ini akan disertai dengan sensasi panas, pembengkakan, dan kemunculan warna kemerahan pada kulit yang melapisi sendi. Serangan penyakit ini umumnya berlangsung dalam tiga sampai sepuluh hari. Ketika gejala mereda serta bengkak mengempis, kulit disekitar sendi yang kena akan tampak bersisik, terasa gatal, dan terkelupas. Walau serangan dapat reda dengan sendirinya, akan tetapi kondisi ini tidak boleh diacuhkan. Pengobatan harus tetap dilakukan, di antaranya untuk mencegah resiko penyebaran ke sendi-sendi lainnya, resiko kerusakan permanen pada sendi, dan resiko kambuh dengan tingkat keparahan gejala yang meningkat.
Cara mencegah penyakit asam urat
Cara mencegah terulangnya serangan penyakit asam urat adalah dengan cara-cara di bawah ini :
1.      menghindari makanan yang mengandung banyak purin yang bisa meningkatkan kadar asam urat di dalam badan serta membuat kita mudah untuk terkena gejala penyakit ini. Dan berikut ini contoh-contoh makanan yang banyak mengandung purin yaitu makanan laut (kepiting, udang, dan kerang-kerangan), ikan yang banyak mengandung minyak (makarel, ikan teri, dan sarden), makanan yang mengandung ragi, jeroan (ginjal, hati, otak, dan jantung), dan daging merah. Selain karena jeroan, kadar asam urat juga dapat meningkat jika kita terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol, camilan manis, serta minuman manis. Jenis minuman beralkohol yang paling beresiko memicu serangan penyakit asam urat yaitu wiski, vodka, dan bir.
2.      Dengan vitamin C, menurut sebuah riset, vitamin C mampu mencegah penyakit asam urat dengan cara meningkatkan kinerja ginjal dalam membuang asam urat yang ada di badan kita. Dosis vitamin C yang dianjurkan yaitu 500 miligram per hari. Akan tetapi sebelum anda mengkonsumsi suplemen vitamin C, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter sebab dikawatirkan anda mempunyai masalah kesehatan yang dapat bertambah parah atau sedang menjalani pengobatan dengan obat yang tak boleh digunakan bersamaan dengan suplemen vitamin C.
3.      Minum air putih secukupnya setiap hari, disamping bisa menghindari diri dari dehidrasi, air putih juga bisa memperlancar pembuangan asam urat melalui urine sehingga resiko pembentukan kristal menjadi rendah. Dan didarankan minum sekitar enam sampai delapan gelas air mineral tiap hari.
4.      Kurangi berat tubuh jika anda mempunyai proporsi tubuh kegemukan atau obesitas karena fisik seperti ini akan membuat anda rentan terhadap serangan penyakit asam urat. Selain itu jangan mengesampingkan pentingnya berolahraga secara cukup supaya badan anda selalu sehat serta bugar. Apabila kebetulan anda sedang merasakan gejala penyakit asam urat, akan tetapi ingin menjaga kebugaran fisik, hindarilah melalukan olahraga yang bisa memberikan tekanan pada sendi yang meradang. Dan sebaiknya pilih olahraga yang ringan saja.



Sekain artikel ini saya buat apabila ada kekurangannya saya mohon maaf.

Sunday, May 27, 2018

PENYEBAB, CIRI-CIRI, DAN CARA MENCEGAH KOLESTEROL TINGGI (HIPERKOLESTEROLEMIA)



Hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi adalah kondisi dimana tingkat kolesterol di dalam darah yang melampaui kadar normalnya. Dan kolesterol itu sendiri yaitu senyawa lemak berlilin yang sebagian besar diproduksi di hati dan sebagian yang lain didapatkan dari makanan. Kondisi kolesterol tinggi bisa meningkatkan resiko terkena penyakit serius. Penyakit yang mengintai pengidap kolesterol tinggi biasanya dikaitkan dengan adanya pengendapan kolesterol berlebihan pada pembuluh darah, seperti serangan jantung dan stroke. Kelebihan kolesterol dapat terjadi akibat mengkonsumsi makanan dengan kandungan kolesterol tinggi atau karena kurang berolahraga. Akan tetapi, kondisi ini juga dapat terjadi akibat faktor genetik. Pada hakikatnya kolesterol dibutuhkan oelh tubuh guna membantu membangun sel-sel baru supaya tubuh tetap dapat berfungsi dengan normalnya. Selain itu, kolesterol juga membantu tubuh memproduksi asam empedu, vitamin D, serta sejumlah hormon untuk mencerna lemak. Di dalam darah, kolesterol dibawa oleh protein. Gabungan keduanya disebut dengan lipoprotein. 2 jenis utama lipoprotein yaitu lipoprotein dengan kepadatan tinggi (HDL) yang biasa disebut dengan kolesterol baik dan lipoprotein dengan kepadatan rendah (LDL) yang biasa disebut dengan kolesterol jahat. LDL bertugas mengangkut kolesterol dari organ hati ke sel-sel yang membutuhkan. Akan tetapi apabila jumlah koleterol tersebut melebihi kebutuhan, maka bisa mengendap pada dinding-dinding arteri dan menyebabkan penyakit. Seangkan di sisi lain, HDL sebagai kebalikan dari LDL, dan bertugas mengangkut kolesterol kembali ke dalam organ hati. Di dalam hati, kolesterol akan dihancurkan atau dikeluarkan oleh tubuh melalui kotoran. Kadar kolesterol dalam darah yang disarankan dapat bervariasi, tergantung apakah orang tersebut mempunyai resiko lebih tinggi atau lebih rendah untuk terkena penyakit pembuluh arteri. Jumlah kolesterol dalam darah dapat diukur dengan melakukan tes darah. Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan kadar koleterol dalam darah apabila memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, atau mempunyai penyakit lainnya yang bisa meningkatkan kadar kolesterol.
Penyebab-penyebab
Banyak faktor yang bisa menyebabkan koleterol tinggi, salah satunya yaitu gaya hidup. Berikut ini adalah hal-hal yang dikategorikan sebagai gaya hidup tidak sehat yang beresiko tinggi memicu peningkatan kadar kolesterol jahat pada darah. Kebiasaan mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Hal yang paling berpengaruh terhadap kadar kolesterol dalam darah adalah tingginya kadar lemak jenuh dalam makanan tersebut. Makanan-makanan yang tinggi kadar lemak jenuhnya antara lain daging kambing, kulit ayam, telur burung puyuh, santan, otak sapi, cumi, daging bebek dengan kulit, udang, kerang, serta jeroan.
Kebiasaan terlalu banyak mengkonsumsi minuman keras, faktor lain yang menjadikan seseorang lebih beresiko mengalami koleterol tinggi adalah memiliki lingkar pinggang yang berlebihan dan obesitas. Untuk kita yang termasuk bangsa asia, obesitas berarti memiliki indeks massa tubuh di atas 25 (kg/m2) sedangkan dikatakan lingkar pinggang berlebihan dimana melewati 90 cm bagi pria atau 80 cm bagi wanita. Apabila seseorang mengalami obesitas, maka dia cenderung memiliki kadar kolesterol jahat serta kadar trigliserida yang lebih tinggi dan kadar kolesterol baik yang rendah. Trigliserida sendiri yaitu jenis lain dari zat lemak pada darah. Ada beberapa penyebab naiknya kadar trigliserida dalam tubuh seseorang, antara lain karena terlalu banyak mengkonsumsi minuman keras, faktor genetik, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mngandung lemak atau gula tinggi. Serta kegemukan.
Kurang melakukan aktivitas fisik atau keengganan untuk berolahraga
Terutama untuk anda yang merokok, pada rokok ditemukan sebuah zat kimia yang disebut akrolein. Zat ini bisa menghentikan aktivitas kolesterol baik atau HDL untuk mengangkut timbunan lemak dari tubuh menuju hati untuk dibuang. Akibatnya dapat terjadi aterosklerosis atau penyempitan arteri.
Selain gaya hidup, ada beberapa kondisi yang dapat mengubah kadar kolesterol seseorang menjadi tinggi, di anataranya yaitupenyakit hati, penyakit ginjal, diabetes, hipertensi, dan kelenjar tiroid yang kurang aktif. Mengobati kondisi-kondisi mendasar tersebut bisa membantu menurunkan kadar kolesterol.
Ciri-ciri apabila anda terkena kolesterol tinggi
-          Hilangnya keseimbangan.
-          Sakit kepala.
-          Wajah merah.
-          Kesemutan.
-          Nyeri dada.
-          Sering mual dan muntah.
-          Tubuh yang sangat lemah.
-          Emosi yang tidak stabil.
-          Mengalami sakit tangan dan kaki.
-          Sulit bernapas.
-          Otot kaki lemah.
-          Mengalami nyeri punggung dan leher.
Cara terbaik untuk melihat apakah anda terkena kolesterol tinggi atau tidak, bisa memeriksakan darah ke dokter dengan tes darah di laboratorium.
Cara mencegah
Kadar kolesterol tinggi dapat diturunkan dengan makanan sehat yang mengandung gizi seimbang. Batasi atau hindari makanan berlemak karena mengandung kolesterol. Apabila kita mengkonsumsi makanan berlemak terlalu banyak, maka dapat berbahaya untuk kesehatan karena arteri dapat tersumbat oleh endapan lemak. Terdapat 2 jenis lemak, lemak jenuh dan lemak tidak jenuh. Supaya kadar kolesterol jahat di dalam darah tidak meningkat, disarankan untuk menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh. Di antaranya di bawah ini :
·         Goreng-gorengan.
·         Daging kambing.
·         Kerang.
·         Santan.
·         Jeroan.
·         Cumi.
·         Kerupuk.
·         Otak sapi.
·         Kulit bebek dan ayam.
·         Telur burung puyuh.
Sedangkan lemak tidak jenuh yaitu lemak yang memberi manfaat baik untuk kesehatan. Lemak tidak jenuh mampu meningkatkan kadar kolesterol baik serta membantu mengurangi penyumbatan di dalam arteri. Di bawah ini contohnya  yang kaya akan lemak tidak jenuh, diantaranya :
§  Minyak zaitun.
§  Ikan tuna, tenggiri, dan salmon.
§  Avokad.
§  Selai kacang alami.
§  Biji-bijian serta kacang-kacangan, seperti kenari dan kacang almond.
Mengkonsumsi makanan rendah lemak serta kaya akan serat, seperti roti dan pasta dari biji-bijian utuh, serta buah-buahan dan sayur-syuran terbukti bisa membantu menurunkan tingkat kolesterol yang berlebihan.
Berhentilah dari kebiasaan merokok, pada rokok ditemukan sebuah zat kimia yang disebut akrolein. Zat ini bisa menghentikan aktivitas kolesterol baik (HDL) untuk mengangkut timbunan lemak menuju organ hati sehingga menyebabkan aterosklerosis atau penyempitan arteri.
Mencegah kolesterol tinggi dengan rutin berolahraga, hidup aktif dalam keseharian atau olahraga degan teratur dapat membantu menaikkan kadar kolesterol baik di dalam tubuh karena aktivitas fisik atau berolahraga bisa merangsang tubuh untuk membawa endapan lemak ke dalam gati untuk diurai. Selain itu olahraga juga bisa menjaga kondisi jantung serta pembuluh darah tetap baik sehingga tekanan darah serta berat tubuh dapat turun. Obesitas sangat berbahaya untuk kesehatan karena bisa mengakibatkan peningkatan kandungan kolesterol jahat di dalam darah.


Sekian artikel ini saya buat jika ada kekurangannya saya minta maaf.

Saturday, May 26, 2018

PENYEBAB, GEJALA, DAN CARA MENANGANI EPILEPSI (PENYAKIT AYAN)



Penyakit ayan atau juga disebut dengan epilepsi merupakan suatu kondisi yang bisa menjadikan seseorang mengalami kejang secara berulang. Perubahan atau kerusakan di dalam otak diketahui sebagai penyebab pada sebagian kecil kasus ayan. Akan tetapi pada sebagian besar kasus yang pernah terjadi, penyebab masih belum diketahui dengan pasti. Di dalam otak manusia terdapat sel-sel saraf atau neuron yang merupakan bagian dari sistem saraf. Tiap sel saraf saling berkomunikasi dengan menggunakan impuls listrik. Pada kasus ayan, kejang terjadi saat impuls listrik tersebut dihasilkan secara berlebihan sehingga mengakibatkan gerakan dan perilaku tubuh yang tidak terkendali. Kejang memang menjadi gejala utama penyakit ayan, akan tetapi belum tentu orang yang mengalami kejang menderita epilepsi. Di dalam dunia medis, seseorang dicurigai mengidap epilepsi atau ayan setelah mengalami kejang sebanyak lebih dari 1 kali. Tingkat keparahan kejang pada tiap pengidap ayan berbeda-beda. Ada yang hanya berlangsung beberapa detik serta ada juga yang hingga beberapa menit. Ada yang hanya mengalami kejang pada sebagian tubuhnya dan ada juga yang mengalami kejang total sampai mengakibatkan kehilangan kesadaran.
Penyebab-penyebab
Penyakit epilepsi sendiri dibagi menjadi 2 macam, epilepsi simptomatik dan epilepsi idiopatik.

Epilepsi simptomatik merupakan jenis epilepsi yang penyebabnya bisa diketahui. Beberapa kondisi yang dapat mengakibatkan epilepsi simptomatik, sebagai berikut :
-                     -   Penyalahgunaan obat-obatan.
-                     - Kekurangan oksigen saat dilahirkan misalnya karena tercekik tali pusar.
-                     - Tumor otak.
-                     - Kecanduan minuman beralkohol.
          -   Kadar natrium atau gula darah tidak normal.
          -   Cedera parah di kepala.
          -   Pertumbuhan beberapa bagian otak yang tidak berjalan secara baik.
          -   Penyakit serebrovaskuler misalnya stroke.
          -   Penyakit infeksi otak misalnya ensefalitis dan meningitis.
Sedangkan epilepsi idiopatik atau disebut juga dengan epilepsi primer, adalah jenis epilepsi yang tidak diketahui penyebabnya. Walaupun ada dugaan bahwa kondisi ini terkait dengan gebetika yang diturunkan di dalam keluarga, riset yang ada sampai saat ini belum bisa membuktikannya. Sebagian besar kasus epilepsi yang terjadi di dunia saat ini masuk ke dalam kelompok epilepsi idiopatik.
Gejala-gejala
Kejang berulang adalah gejala utama epilepsi. Karakteristik kejang akan bervariasi serta tergantung pada bagian otak yang terganggu pertama kali dan seberapa jauh gangguan tersebut terjadi. Berdasarkan gangguan pada otak, jenis kejang epilepsi dibagi menjadi 2 jenis, umum dan parsial.
Kejang umum, pada kejang menyeluruh atau umum, gejala terjadi pada sekujur tubuh dan disebabkan oleh gangguan yang berdampak kepada seluruh bagian otak. di bawah ini merupakan beberapa gejala yang dapat terjadi ketika seseorang terserang kejang umum, diantaranya :
Ø Mengompol.
Ø Kesulitan bernapas untuk beberapa saat sehingga tubuh terlihat pucat atau bahkan membiru.
Ø Mata yang terbuka ketika kejang.
Ø Pengidap epilepsi kadang-kadang mengeluarkan suara-suara atau berteriak katika mengalami kejang-kejang.
Ø Kejang tonik, tubuh  yang menjadi kaku selama beberapa detik. Hal ini da[at diikuti dengan gerakan-gerakan ritmis pada lengan serta kaki atau tidak sama sekali. Otot=otot pada pada tubuh terutama kaki, lengan, serta punggung berkedut.
Ø Setelah sadar, pengidap terlihat bingung selama beberapa menit atau jam.
Ø Kejang klonik, gerakan menyentak ritmis yang biasanya menyerang otot wajah, lengan, serta leher.
Ø Kejang atonik, otot tubuh tiba-tiba menjadi rileks sehingga pengidap jatuh tanpa kendali.
Kejang parsial, sedangkan pada kejang parsial atau focal, otak yang mengalami gangguan hanya sebagian saja. Kejang parsial ini dibagi lagi menjadi 2 jenis, yaitu kejang parsial kompleks dan kejang parsial simpel atau tanpa kehilangan kesadaran.
Kejang parsial kompleks, kadang-kadang kejang focal mempengaruhi kesadaran pengidap sehingga dia terlihat seperti bingung atau setengah sadar selama beberapa saat. Hal inilah yang dinamakan dengan kejang parsial kompleks. Ciri-ciri kejang parsial kompleks yang lain yaitu menelan, menggosok-gosokkan tangan, pandangan kosong, atau mengunyah.
Kejang parsial simpel, kejang ini sendiri ditandai dengan tidak hilangnya kesadaran pengidap ketika kejang terjadi. Gejalanya bisa berupa anggota tubuh yang menyentak atau timbul sensasi pusing, kilatan cahaya, dan kesemutan. Bagian tubuh yang mengalami kejang tergantung kepada bagian otak mana yang mengalami gangguan. Contohnya apabila epilepsi mengganggu fungsi otak yang mengatur gerakan kaki atau tangan, maka kedua anggota tubuh itu saja yang akan mengalami kejang. Selain itu, kejang parsial juga bisa membuat pengidapnya berubah secara emosi, seperti takut atau gembira dengan tiba-tiba.
Beberapa cara menangani penyakit epilepsi yang sedang kambuh  di rumah atau tempat umum, diantaranya :
1         .      Balikkan tubuh orang tersebut secara perlahan ke satu sisi dalama posisi miring. Jangan coba-coba menghentikan kejang dengan menahan kaki atau tangan pengidap. Hal ini justru malah bisa mengakibatkan cedera pada tulang serta otot.
2         .      Jangan pernah meninggalkan orang yang sedang mengalami serangan kejang baik akibat penyakit epilepsi atau tidak epilepsi sendirian.
3         .      Berusaha untuk tetap tenang dan tidak panik. Cara ini adalah salah satu kunci dalam menolong seorang yang kejang, baik akibat epilepsi atau bukan.
4         .      Jauhkan benda-benda yang berbau tajam dari sekitar pengidap epilepsi yang sedang kejang         untuk mencegah cedera.
5         .      Istirahatkanlah kepala pengidap epilepsi pada tempat yang datar. Beri bantal atau tumpukan kain yang empuk serta lembut agar tidak membentur lantai serta berfungsi guna menopang leher.
6         .      Bersihkan ludah yang keluar dari mulutnya untuk mencegah terjadinya penyumbatan saluran pernapasan, serta jangan memasukkan benda apapun juga ke dalam mulut pengidap.


Sekian artikel ini saya buat jika ada kekurangannya saya mohon maaf.

Friday, May 25, 2018

PENYEBAB, GEJALA, KOMPLIKASI, DAN CARA MENCEGAH SIFILIS (RAJA SINGA)



Raja singa atau disebut juga dengan sifilis yaitu infeksi yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum. Penyakit sifilis merupakan salah satu infeksi menular seksual (IMS). Pada umumnya infeksi ini menyebar melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi. Selain melalui hubungan seksual, bakteri penyebab sifilis juga dapat menyebar melalui pajanan cairan tubuh pengidapnya, misalnya melalui darah. Umumnya , kontak langsung terjadi melalui hubungan seksual. hubungan seksual ini dapat berbentuk seks anal, oral atau vaginal. Selain itu, berbagi jarum juga dapat menularkan infeksi sifilis, baik pada penyuka seni merajah tubuh misalnya menindik atau mentato, atau pengguna jenis narkoba suntik. Penularan penyakit ini juga dapat terjadi dari seorang perempuan hamil kepada bayi yang dikandungnya. Hal ini dikenal dengan sufulus kongenital. Kematian bayi di dalam kandungan dapat terjadi karena infeksi ini. Bakteri penyebab penyakit ini tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia, penularannya bisa dengan beberapa cara di bawah ini diantaranya :
-          Berbagi peralatan makan yang sama dengan penderita sifilis.
-          Berbagi kolam renang yang sama.
-          Memakai toilet yang sama.
-          Berbagi pakaian yang sama.
Beberapa jenis infeksi sifilis, diantaranya :
·         Sifilis primer.
·         Sifilis sekunder.
·         Sifilis laten,
·         Sifilis tersier.
·         Sifilis kongenital.
Komplikasi akibat sifilis
Penyakit ini dapat menimbulkan sejumlah komplikasi apabila dibiarkan tanpa penanganan. Sifilis juga dapat meningkatkan resiko kemunculan beberapa penyakit yang meliputi :
Ø  Infeksi orang-orang yang mengidap sifilis serta sering berganti-ganti pasangan mempunyai resiko terinfeksi HIV 2 kali lipat dari orang orang biasa.
Ø  Gangguan kehamilan serta janin. Wanita hamil yang mengidap sifilis dapat menularkannya kepada bayi yang di kandungannya.
Ø  Benjolan kecil atau guma. Kondisi ini dapat muncul pada tulang, hati, dan kulit atau organ yang lain.
Ø  Gangguan saraf seperti meningitis, impotensi, gangguan penglihatan, gangguan kandung kemih, stroke, dan kehilangan pendengaran.
Ø  Gangguan jantung seperti aneurisma, kerusakan katup jantung, pembengkakan aorta, dan gangguan pembuluh darah.
Gejala-gejala
Pengidap sifilis dapat dengan mudah menularkan penyakit ini sebab diantara mereka yang Cuma mengalami gejala-gejala ringan sehingga tidak sadar bahwa mereka telah terinfeksi. Gejala penyakit ini berkembang sesuai dengan tahapan sifilis yang diidap.
Gejala sifilis primer, pada umumnya gejala sifilis primer adalah munculnya tukak atau luka. Lika ini muncul sepuluh sampai sembilan puluh hari setelah bakteri masuk ke dalam tubuh. Luka ini seringkali tidak dihiraukan oleh pengidap penyakit ini karena tidak menyebabkan rasa sakit. Luka ini berkembang pada bagian yubuh dimana bakteri pertama kali masuk, seperti pada vagina, sekitar dubur, atau penis. Luka ini juga dapat muncul di mulut atau bibir, jari, dan amandel. Pemulihan luka memakan waktu sekitar 3 hingga 6 minggu. Pada sebagian besar pengidap sifilis, luka yang muncul hanya 1, akan tetapi ada juga yang mengalami lebih dari 1 luka. Di samping itu, sifilis primer juga dapat ditandai dengan pembengkakan kelenjar di bagian ketiak, pangkal paha, atau leher. Sifilis akan beralih ke tahap kedua apabila tidak ditangani sejak dini.
Gejala sifilis sekunder, beberapa minggu setelah luka menghilang, gejala sifilis sekunder akan muncul. ruam dapat muncul di bagian tubuh mana saja, terutama pada kaki serta telapak tangan. Gejala yang lain yaitu kutil pada kelamin. Khusus pada perempaun, kutil dapat muncul di sekitar vagina. Sedangkan kemunculan kutil di sekitar dubur dapat dialami perempuan dan laki-laki. Gejala yang mirip seperti flu juga dapat muncul. pengidap akan mengalami sakit kepala, demam, rasa lelah, dan nyeri pada persendian. Selain itu krontokan rambut serta penurunan berat tubuh dapat terjadi. Kelenjar limfa juga mengalami pembengkakan. Dan gejala-gejala ini akan berlangsung selama beberapa minggu, dan dapat muncul serta menghilang secara berulang kali selama beberapa bulan ke dapan.apabila sifilis sekunder tidak ditangani secara tepat, infeksi akan berlanjut ke tahap berikutnya.
Gejala sifilis laten, pada tahap ini bakteri akan tetap ada, namun sifilis tidak menimbulkan gejala apapun. Selama dua belas bulan pertama tahapan sifilis laten, infeksi masih dapat ditularkan. Setelah 2 tahun, infeksi masih ada di dalam tubuh, namun tidak dapat ditularkan kepada orang lain lagi. Tahapan ini dapat berlangsung bertahun-tahun. Apabila tidak ditangani secara benar, sifilis tahap ini dapat berubah menjadi sifilis tersier yaitu tahap sifilis yang paling berbahaya.
Gejala sifilis tersier, sekitar 30% pengidap sifilis yang tidak diobati akan mengalami tahapan tersier. Gejala sifilis tersier dimulai beberapa tahun setelah infeksi pertama menulari badan. Bagian badan dimana bakteri sifilis pertama masuk mempengaruhi gejala yang dialami. Pada tahap ini, sifilis dapat sangat berbahaya dan bahkan mengakibatkan kematian. Sifilis tersier dapat berdampak pada jantung, otak, pembuluh darah, tulang, mata, sendi-sendi, dan hati. Akibatnya, pengidap dapat mengalami penyakit jantung, stroke, atau kebutaan akibat infeksi menular seksual ini.
Gejala sifilis kongenital, perempuan yang sedang hamil dan mengidap sifilis dapat menularkan infeksi pada janinnya. Resiko ini dapat dikurangi apabila perempuan tersebut diobati sebelum kehamilan mencapai 4 bulan. Apabila tidak diobati, komplikasi di bawah ini dapat terjadi, diantaranya :
-          Kelahiran mati atau bayi mati dalam kandungan.
-          Keguguran.
-          Bayi lahir dengan sifilis.
-          Kematian bayi tidak lama setelah dilahirkan.
-          Bayi lahir prematur.
Bayi yang lahir dengan kongenital sifilis dalam keadaan hidup biasanya tidak mempunyai gejala apapun. Namun ada kemungkinan munculnya ruam pada telapak kaki dan telapak tangan. Gejala-gejala yang mungkin berkembang pada anak yang lahir dengan sifilis yaitu :
-          Tuli.
-          Deformasi gigi.
-          Pertumbuhan tulang yang tidak normal.
-          Masalah pendengaran.
-          Batang hidung yang rata.
Berkonsultasilah kepada dokter apabila anda mengidap sifilis dan sedang dalam keadaan mengandung.
Cara mencegah sifilis
·         Jangan berhubungan seks secara anala, oral, atau vagina dengan siapa saja hingga pengobatan sifilis selesai dilakukan. Ini karena anda akan beresiko terinfeksi lagi apabila berhubungan dengan orang yang mempunyai banyak pasangan seksual atau justru anda dapat menularkan infeksi ke orang lain.
·         setia dengan pasangan anda merupakan cara paling ampuh untuk mencegah infeksi sifilis. Pemakaian kondom dapat dilakukan sebagai langkah pengamanan alternatif dalam upaya mengurangi resiko penularan penyakit ini, terutama di kalangan pekerja seks. Walaupun begitu, alat kontrasepsi ini terbatas dalam mencegah penularannya. Penyakit ini masih dapat menularkan lewat seks oral. Hal semacam ini terjadi saat mulut bersentuhan langsung dengan luka pada organ intim seksual yang telah terinfeksi. Sangat penting untuk memakai kondom ketika melakukan hubungan seks anal, oral, dan vaginal. Gunakan dental dam saat melakukan seks oral. Dental dam adalah selembar kain dari lateks. Alat ini memiliki fungsi sebagai penghalang antara mulut dan organ intim sehingga penularan infeksi seksual dapat dicegah.
·         Sifilis juga dapat menular tanpa harus melalui hubungan seks. Apabila anda penggemar seni merajah tubuh seperti tato atau tindik atau pengguna narkoba suntik, jangan pernah berbagi jarum suntik dengan orang lain. Anda disarankan untuk selalu menggunakan jarum yang sudah disterilkan terlebih dahulu.
·         Sangat penting untuk ibu hamil terutama yang mempunyai riwayat terjangkit sifilis sebelumnya untuk melakukan tes darah guna mendeteksi sifilis. Tes ini biasanya dilakukan pada saat usia kehamilan berada di antara 3 hingga 5 bulan dan akan diulang secara berkala jika hasilnya positif.

Sekian artikel ini saya buat apabila ada kekurangan saya mohon maaf.